RAPI 13 : Remaja Indonesia Semakin Dini dalam Berhubungan Seks



Total pengisi kuesioner sebanyak 23 orang






 

1. Apakah anda setuju jika 17 tahun bisa berhubungan seks?

 

Sebagian besar responden tidak setuju.


2. Apakah di lingkungan anda ada kejadian seperti ini?

 

Hampir setengah dari responden pernah mendengar kejadian ini di lingkungannya.


3. Menurut anda apa saja yang menyebabkan hal ini?

Karena pergaulan bebas, pendidikan seks yang kurang, dan kurangnya pengawasan orang tua. Teknologi internet, dan pengaruh lingkungan juga menjadi penyebab terjadinya hal ini menurut beberapa responden.


4. Menurut anda apa dampak yang akan terjadi akibat hal ini?

Hal ini akan berdampak bagi kehidupan remaja. Aspek yang paling berdampak, yaitu maraknya borsi dan penyakit seksual, angka kematian ibu dan bayi meningkat, tingkat pendidikan yang rendah, pengangguran dan kriminalitas meningkat. Selain itu, akan berdampak buruk bagi kesehatan dari orang tuanya tersebut. Hal ini di karenakan belum siap untuk membesarkan anak mereka, dan itu dapat merusak gangguan mental dari orang tua tersebut.


5. Menurut anda, bagaimana seharusnya pemerintah bertindak dalam mencegah hal ini?

Edukasi tentang seks menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah ini. Sebagian besar juga berpendapat bahwa perlunya regulasi yang jelas tentang masalah pernikahan dini. Regulasi ini harus diawasi juga pelaksanannya di lapangan, karena masih banyak kasus pernikahan dini di Indonesia


6. Menurut Anda apakah ada upaya yg dapat dilakukan oleh kita sebagai mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat terhadap kejadian ini? Bagaimana contohnya?

Penyuluhan dan sosialiasi kepada remaja merupakan aksi nyata yang dapat dilakukan oleh Tenaga Kesehatan Masyarakat. Selain itu, beberapa juga berpendapat bahwa perlunya pembatasan penggunaan teknologi oleh para remaja, serta pendampingan dari orang tua dalam penggunaan teknologi tersebut.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama