Mading 9



·         POJOK INFO

Hari Kesiapsiagaan Bencana jatuh pada tanggal 26 April setiap tahunnya. Hari Kesiapsiagaan Bencana adalah inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Tujuannya adalah untuk mengajak semua pihak meluangkan waktu satu hari untuk melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara serentak.

Dengan adanya Hari Kesiapsiagaan Bencana, diharapkan bisa membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.

"Masyarakat sebelumnya harus paham dulu, bencana apa yang harus mereka hadapi," tukasnya. "Contohnya, persiapan menghadapi gempa dan angin puting beliung itu bertolak belakang." Dengan mengetahui dan memahami bencana yang dihadapi, masyarakat bisa lebih tanggap dalam menyelamatkan diri. Itulah kenapa, dibutuhkan latihan dan persiapan, yang perlu dilakukan secara serentak, untuk menyiapkan masyarakat seandainya ada bencana yang datang.

Yalna Tamilza
https://m.liputan6.com/health/read/3352035/hari-kesiapsiagaan-bencana-apa-itu


·         POJOK TIPS

Agar Selamat dari Bencana, 5 Tips Siap Siaga Bencana Ini Wajib Kamu Ketahui!
Nah, Pada tahun 2017 lalu BNPB menginisiasi gerakan Peningkatan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Nasional untuk menghadapi bencana yang diperingati setiap tanggal 26 April. Hal ini terbentuk karena Indonesia masuk ke dalam negara dengan potensi bencana terbesar, makanya pemerintah bergegas untuk membuat gerakan sadar dan siap siaga kebencanaan. Supaya kita bisa selamat dan menyelamatkan orang, simak deh 5 tips siap siaga bencana ini biar kamu tau harus berbuat apa nantinya.
1.      Pencegahan
Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Benar, dalam hal kebencanaan itu sangat realistis, karena sebagian besar bencana yang terjadi disebabkan oleh ulah kita juga sebagai manusia. Walaupun semua adalah kehendak Tuhan, tetapi kita juga perlu mengambil aksi pencegahan agar kesadaran dalam diri kita terus tumbuh. Karena jika kita tidak peka terhadap lingkungan, dan acuh akan tindak pencegahan, bisa jadi kelak hal ini akan menjadi bencana besar yang siap membunuh manusia lhooo.
2.      Mitigasi
Tidak hanya berhenti sampai upaya pencegahan aja kawan baik, kita juga harus sadar akan risiko bencana dari faktor lainnya. Jadi, mitigasi sangat diperlukan sebagai upaya kita untuk sadar akan banyakknya potensi bencana yang terjadi.

3.      Kesiapsiagaan
Tidak dipungkiri, meski upaya pencegahan dan mitigasi telah kita siasati. Bencana masih berkesempatan untuk terjadi, kita tidak tahu akan ada bencana seperti apa yang akan melanda Indonesia dalam beberapa waktu kedepan. Hal ini memaksa masyarakat untuk memiliki sikap siap siaga akan bencana, agar ketika bencana itu datang menimpa kita. Setidaknya, kita sudah tahu hal apa yang harus dilakukan dan sudah bisa menentukan skala prioritas saat situasi ini.

4.      Peringatan Dini
Ini nih yang biasanya terabaikan oleh masyarakat, masih banyak yang memilih tutup kuping dan melanggar peringatan yang sudah diberikan. Padahal hal ini adalah salah satu upaya terbesar kita untuk selamat saat akan terjadinya bencana, biasanya pihak yang bergelut dalam kebencanaan akan mengeluarkan peringatan dini sebelum terjadinya bencana. Jadi, ayo kira dengarkan dan patuhi instruksi dari pihak yang berwenang saat dan sebelum bencana terjadi. Ini kan demi keselamatan kita juga lhooo.
5.      Perhatian
Semua upaya yang dilakukan akan sia-sia deh rasanya kalau cuma kita yang melakukan. Kita butuh gerakan masif untuk sadar akan kebencanaan, agar dapat meminimalisir korban jiwa dan kerugian pada saat bencana terjadi. Kita perlu memberikan perhatian kepada orang-orang disekitar kita, tentu kita tidak ingin hanya diri kita saja yang selamat kan.

Ayo jika kita sudah sadar akan kesiapsiagaan bencana, kita lakukan sosialisasi dan edukasi kepada orang-orang di sekitar kita!



Sherin Yudinata


·         POJOK SASTRA

MEMBACA TANDA-TANDA
Taufiq Ismail

Ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
tapi kini kita mulai merindukannya
Kita saksikan udara abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya

Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari
Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan

Kita saksikan zat asam didesak asam arang
dan karbon dioksid itu menggilas paru-paru
Kita saksikan gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air
Air mata

Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda?
Allah, kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani abu dan batu
Allah, ampuni dosa-dosa kami
Beri kami kearifan membaca
Seribu tanda-tanda
Karena ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari
Karena ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kami
mulai merindukannya.

Yuliani Asri Assafa

Sebuah surat untuk Bumi Pertiwi
Karya : Nada Tri Hazka Syahirah

Bersama ini ku tulis,
Sebuah perasaan yang entah bagaimana
Saat senja datang rasanya semua akan baik-baik saja
Namun ketika ia berlalu,
Pertiwi tidak demikian
Ada kemiskinan disana
Ada kelaparan
Ribuan manusia seakan tidak mengenal satu dengan lainnya
Hanya ada ego
Bagaimana kabar mu pertiwi?
Akankah tetap begini?
Cepatlah membaik
Jangan lagi ada kesengsaraan disana
Aku,
Mencintai Bumi Pertiwi
 

·         POJOK HUMOR

Hari Kesiapsiagaan Bencana adalah inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Tujuannya adalah untuk mengajak semua pihak meluangkan waktu satu hari untuk melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara serentak. Dengan adanya Hari Kesiapsiagaan Bencana, diharapkan bisa membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana. Dengan mengetahui dan memahami bencana yang dihadapi, masyarakat bisa lebih tanggap dalam menyelamatkan diri. Itulah kenapa, dibutuhkan latihan dan persiapan, yang perlu dilakukan secara serentak, untuk menyiapkan masyarakat seandainya ada bencana yang datang. 
Evan Riyadi

·         POJOK QUOTES

Hidup tidak selalu berdamai
Sebab kita juga didampingi oleh bencana
Persiapan memang sangat diperlukan
Kedisiplinan harus mulai ditanamkan
Sebab kita perlu mengenali bencana yg dihadapi
Dan selalu berupaya siap siaga menanggulanginya.

Kartinda Aprilya
Bencana memang terjadi diluar kehendak kita
Tapi sikap kita sebelumnya menentukan segalanya
Apakah kita siap siaga atau tetap diam dan menutup mata

Prawinatesya

Dari pengalaman tentang sebuah bencana kemanusiaan luar biasa yang berlangsung begitu lama, harus lahir sebuah masyarakat yang membuat semua umat manusia bangga.
 -Nelson Mandela-

Putri Joelina

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama