Riset Survei 04 [Larangan Jual Beli Pakaian Bekas Impor, Bagaimana Tanggapan Masyarakat?]

1. Apakah Anda termasuk salah satu penyuka pakaian bekas impor untuk thrift shop?

Ya : 44,4%                                             Tidak : 55,6%


2. Jika iya, apa alasan Anda memilih belanja thrift shop? Jika tidak, cukup  beri tanda (-). 

Rata-Rata Responden Menjawab:

a. Harga yg murah dan jika pintar memilih banyak yg stylenya oke

b. Murah dan lebih kekinian

c. Barang impor memiliki kualitas yang bagus dengan harga murah

d. Karna barang thirft itu lebih murah dan kadang banyak model baju thrift yang lebih bagus dan tidak bisa ditemukan di barang baru

3. Apakah Anda mengetahui tentang larangan dari menteri perdagangan mengenai larangan jual beli pakaian bekas impor untuk thrift shop?

Ya : 49,4%                                             Tidak : 50,6%

 


4. Apakah Anda setuju dengan larangan jual beli pakaian bekas impor untuk thrift shop?

Ya : 32,1%                                             Tidak : 67,9%


5. Menurut Anda apakah ini akan mengguncang perekonomian masyarakat yang sekarang kebanyakan menjual barang bekas impor? 

Ya : 28,4%                                 Mungkin: 67,9%                                Tidak : 3,7%

 


6. Menurut Anda apakah ini akan mengguncang perekonomian masyarakat yang sekarang kebanyakan menjual barang bekas impor? 

Ya : 44,4%                                 Mungkin: 11,1%                                Tidak : 44,4%

 


7. Bagaimana saran atau solusi Anda terkait permasalahan thrift shop yg terjadi di Indonesia?

Rata-Rata Responden Menjawab:

a. Untuk para konsumen lebih baik memakai pakaian baru yang sederhana dari pada memakai pakaian bermerek tapi menimbulkan petaka, untuk pedagang jika memang tidak memiliki jenis usaha yg menjanjikan selain thrift lakukan pembersihan baju bekas tersebut sesuai prosedur namun alangkah lebih baiknya para pedagang thrift membuat inovasi terbaru salah satunya dengan menjual baju dari gabungan bahan perca ataupun dari bordiran karena itu lebih unik dan cukup menarik

b. Adanya kebijakan yang ketat dilakukan terkait thrift ini jika berhubungan dengan masalah kesehatan. Seperti sebelum diperjualbelikan, hendaknya pakaian tersebut dicuci atau steril kan sebelum diperjualbelikan agar tidak menggangu kesehatan khususnya kulit

c. Menurut saya, solusinya adalah dengan menetapkan regulasi untuk penjual pakaian bekas, sehingga pakaian bekas yang layak dijual diharuskan melewati proses pencucian terlebih dahulu. Selain itu, pembeli pakaian bekas juga harus waspada dengan selalu mencuci pakaiannya dulu sebelum dipakai.

d. Mungkin thrift shop bagus untuk menaikkan perekenomian akan tetapi di era covid-19 sekarang sebagiknya trifth shop tidak lagi diberdayakan dikarenakan tidak baik untuk memakai bekas pakaian

e. Saya setuju dengan uu yg melarang importasi pakaian bekas ke Indonesia. selain karena alasan kesehatan, harga yg ditawarkan juga kadang tidak worth it dibanding brand lokal ori (yang bukan thrift)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama