Antusiasme Mahasiswa Baru Menyambut Acara LDNI IX


Sabtu dan Minggu (25-26/09),  BEM FKM Unand  melalui acara Media Kaderisasi Mahasiswa Baru (MAKAMB) mengadakan kegiatan Latihan Dasar Nilai Islam yang disebut juga dengan LDNI. Dengan mengusung tema “Tingkatkan Motivasi dan Kokohkan Jiwa Mahasiswa Berkarakter Islami Untuk Generasi Islam Berprestasi”, acara LDNI IX ini diadakan selama dua hari dan merupakan acara wajib bagi seluruh mahasiswa baru. Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru, tetapi dikarenakan masih dalam keadaan pandemi Covid-19, acara tersebut dilaksanakan melalui aplikasi Zoom secara daring.

Gambar 1. Dokumentasi acara LDNI IX

 

Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru. LDNI IX ini dimulai pada hari Sabtu dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan doa. Acara Latihan Dasar Nilai Islam dibuka secara resmi oleh Gubernur BEM KM FKM Unand, Muhammad Alfarezi, yang dipandu oleh Shabrina Erika  sebagai pembawa acara. Lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi pada hari pertama oleh Ustadz Asmon Nurijal,Lc., Ustadz Sutan Dafrizal, S.pd.I dan Ustadz Al  Jundi,Lc. Acara dilanjutkan pada hari kedua, di pandu oleh  Dea Ayu Putri sebagai pembawa acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, lalu penyampaian materi  oleh  Ustadz Pausil, M.Pd.I dan Ustadz Taufik Zulfahmi,MA.

“Tujuan diadakan kegiatan LDNI ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dasar nilai-nilai islam kepada mahasiswa baru khusunya muslim dan muslimah agar dapat diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari sehingga terciptanya sumber daya mahasiswa FKM Unand yang memahami betul agama islam bagi mahasiswa muslim dan muslimah,” ucap Ketua Pelaksana LDNI IX, Muhammad Bagas Adrian.

Kegiatan ini diwajibkan oleh seluruh mahasiswa baru dan disambut antusias oleh mahasiwa baru. “Pada umumnya, acara berjalan lancar, pemateri pun hadir di waktu yang tepat, kondisi Zoom pun kondusif dan antusiasme dari mahasiswa cukup tinggi yang bisa dilihat banyaknya pertanyaan masuk ketika sesi diskusi. Namun karena keterbatasan waktu, maka dibatasi pertanyaannya”, tutupnya ketika diwawancarai melalui aplikasi WhatsApp.

 

 

Annisa Syaharani Azka dan Dwinda Rahmadhani

UKPM Pena BEM KM FKM Unand

Generasi Aksara

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama