RASA 4


17 FEBRUARI 2021

 

Peristiwa dalam hidup itu terkadang ibarat notifikasi, terkadang datangnya diharapkan namun kadang juga tidak. Itu semua tergantung caramu menilainya.

Adinda Zahra Fadhillah

Puisi atau Sajak

Terdapat sepintas pemberitahuan bahwa

Tanah air kian hari kian berkembang

Lautan sudah diarungi dengan seorang pelayan

Ladang hingga kebun dicocok tanami oleh petani

Tetapi ketika menuai hasil diletakkan tetangga

 

Atas perhatiannya,

Tanah air telah berkembang untuk siapa?

 

Apakah untuk reklame?

Berdiri tegak disetiap jalan,

Menjadi tonggak pertarungan

Atau untuk rakyat yang kosong

Mencari pangan di setiap jalan kecil perkampungan

 

Sekian, terima kasih yang dimana?

 

Harus diletakkan

Tanah air

Tanah tahanan

Tanah penderitaan

 

Demikian dari sajak pemberitahuan

Aulia Rahmatika

 

 

Penunggu Notifikasi yang Setia

Berawal dari suara

Dari si Abu-Abu yang lambungkan Jingga

Hingga tanpa sadar menjangkau angkasa

Melempar kata yang membuka bicara

Akhirnya memandu aksara

yang segera bersautan di antara keduanya

Memandu rasa yang segera mengudara

Tepatnya, itu kata Jingga

Jingga yang suka akan deringnya

Karena mengundang canda

Pembawa bahagianya

Namun, kenapa Jingga berduka?

Kenapa Jingga tak berdaya?

Ternyata,

Si Abu-Abu ladang dukanya

Yang tak dapat ditilik kalbunya

Benarkah hanya Jingga yang merasa?

Benarkah hanya Jingga yang senang akan getar nadanya?

Atau ada rahasia yang tak terduga?

Bisa saja

Keduanya saling menunggu di ruang bersama

Bisa saja

Saling mengamati status online di mata

Bisa saja

Sama-sama jadi penunggu notifikasi yang setia

Noviana Sinta Dewi. S

 

 

Penantian

Penilik dersik pada hujan

Di kala baskara jingga yang bilamana eksitensinya mencuri.

Mencuri atensi kedua netra,

Sekejap hilang dalam untaian kata.

 

Lentera pun jadi saksi punjangga rupawan

Yang tengah menanti.

Menanti pariwara dalam asmara

Oleh sang pujaan hati.

 

Ditanya rindu,

Jelas ini bukan sekadar rindu,

Bukan pula nestapa patah hati.

 

Ini perihal pengharapan atas pariwara asrama,

Bukan hanya angin-angin lalu yang kian tersirat.

 

Rasa yang tersirat itu hangat.

Namun, yang terbaik adalah saat filantropi,

Disemat dalam uraian singkat yang disapa notifikasi.

Rani Andari

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama