[BERITA] Dua Dosen FKM Unand Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar

 Dua Dosen FKM Unand Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar.

Padang, UKPM PENA KM FKM UNAND – Universitas Andalas kembali menorehkan capaian akademik melalui pengukuhan guru besar yang diselenggarakan di Convention Hall Universitas Andalas pada Sabtu (27/6). Pada kesempatan tersebut, dua dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas, Prof. Dr. Helmizar dan Prof. Dr. Azrimaidaliza, resmi dikukuhkan sebagai guru besar, menambah deretan akademisi yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Indonesia.


Dalam prosesi tersebut, Prof. Helmizar dan Prof. Azrimaidaliza dikukuhkan sebagai guru besar sesuai bidang keilmuan masing-masing. Pengukuhan keduanya menjadi wujud apresiasi atas dedikasi, kontribusi, dan pencapaian akademik yang telah diberikan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas.


Salah satu guru besar yang dikukuhkan, Prof. Dr. Helmizar, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, menjadi guru besar merupakan impian setiap akademisi sekaligus sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan.


"Perasaannya tentu bahagia, bangga, dan sulit dilukiskan. Ini merupakan pencapaian akademik tertinggi yang tentu didambakan oleh setiap akademisi. Namun di balik kebanggaan itu, ada tanggung jawab yang semakin besar. Menjadi profesor bukan sekadar memperoleh gelar, tetapi juga harus memberikan teladan melalui prestasi akademik, kualitas publikasi ilmiah, serta kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.


Prof. Helmizar juga menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam bidang keilmuan yang ia tekuni saat ini adalah menghasilkan riset berkualitas di tengah keterbatasan sarana dan prasarana penelitian. Menurutnya, kualitas penelitian sangat dipengaruhi oleh ketersediaan laboratorium dan dukungan fasilitas yang memadai.


"Selain mengajar dan melakukan pengabdian kepada masyarakat, kami dituntut menghasilkan riset yang berkualitas. Tantangan yang kami hadapi saat ini adalah keterbatasan laboratorium dan peralatan penelitian. Karena itu kami terus membangun kolaborasi, baik dengan perguruan tinggi lain seperti BINUS maupun mitra luar negeri, agar kualitas penelitian dapat terus meningkat. Penelitian yang saya lakukan, khususnya terkait dadih dan mikrobiota, memerlukan laboratorium dengan fasilitas yang lengkap," jelasnya.


Kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prof. Helmizar berpesan agar menjadikan penyelesaian studi tepat waktu sebagai prioritas utama tanpa mengabaikan pengembangan kompetensi di luar perkuliahan. Ia menilai lulusan saat ini dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.


"Mahasiswa harus menargetkan lulus tepat waktu, tetapi selama kuliah juga perlu aktif mengembangkan kompetensi melalui pelatihan maupun sertifikasi. Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang memiliki keterampilan tambahan. Bagi yang ingin menjadi akademisi atau peneliti, tentu perlu melanjutkan studi ke jenjang magister. Kami juga membutuhkan lulusan yang kompeten di bidang riset, baik untuk kegiatan laboratorium maupun penelitian lapangan. Tanpa keterampilan tersebut, akan sulit bersaing di dunia kerja," pesannya.


Pengukuhan Prof. Helmizar dan Prof. Azrimaidaliza sebagai guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat diharapkan semakin memperkuat kontribusi Universitas Andalas dalam menghasilkan inovasi dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Selain menjadi kebanggaan institusi, pencapaian keduanya juga diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika, khususnya mahasiswa, untuk terus meningkatkan kompetensi, semangat belajar, dan dedikasi dalam dunia pendidikan serta penelitian.

Penulis: Dina Aulya Putri

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama