Mading

POJOK TIPS

Cara Pencegahan Virus Corona Menurut Anjuran WHO

Cucilah tangan sesering mungkin
Sering-seringlah mencuci tanganmu dengan sabun dan air yang mengalir atau antiseptik berbahan dasar alkohol. Hal ini dapat menjadi cara pencegahan yang efektif.

Terapkan teknik bernapas yang higienis
Ketika kamu hendak batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung dengan bagian dalam siku lengan atau tisu, kemudian buanglah tisu segera ke dalam tempat sampah tertutup, dan bersihkan tanganmu dengan antiseptik berbahan dasar alkohol atau cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

Pertahankan jarak dengan orang lain
Cara pencegahan Virus Corona yang bisa kamu lakukan berikutnya adalah pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dengan orang lain, khususnya dengan mereka yang sedang batuk, bersih, dan demam.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut
Tangan kita menyentuh banyak permukaan yang bisa saja terkontaminasi virus. Jika kamu menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan menggunakan tangan yang telah terkontaminasi virus, maka kamu akan memindahkan virus dari permukaan benda tersebut ke dalam tubuhmu.

Jika kamu demam, batuk, atau susah bernapas, segera cari bantuan medis
Beritahu tenaga medis jika kamu telah melakukan perjalanan ke suatu negara yang telah terkonfirmasi memiliki kasus penyakit Virus Corona. Atau jika kamu pernah melakukan kontak dengan seseorang yang memiliki gejala gangguan pernapasan.

Jika kamu memiliki gangguan pernapasan ringan dan tidak punya riwayat perjalanan ke atau di dalam China
Jika kamu memiliki gangguan pernapasan ringan dan tidak punya riwayat perjalanan ke atau di dalam China, lakukanlah pernapasan dasar dan jaga kebersihan tubuh dengan hati-hati, serta jika memungkinkan, tinggalah di dalam rumah sampai kondisimu pulih.

Sebagai cara pencegahan Virus Corona secara umum, lakukanlah langkah-langkah umum menjaga kebersihan saat mengunjungi pasar hewan hidup, pasar basah, atau pasar produk makanan berbahan dasar hewan
Pastikan kamu melakukan cuci tangan secara regular dengan menggunakan sabun dan air matang setelah menyentuh hewan-hewan dan produk-produk hewani. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan menggunakan tangan dan hindari kontak dengan hewan-hewan yang sakit atau daging hewan yang sudah tidak segar. Jangan melakukan kontak sama sekali dengan binatang hidup di pasar (contohnya kucing dan anjing liar, tikus, burung, dan kelelawar). Hindari kontak dengan kotoran hewan yang berpotensi telah terinfeksi, atau cairan di tanah, atau kerangka toko dan fasilitas pasar.

Hindari mengonsumsi makanan berbahan dasar hewan yang mentah atau setengah matang
Tangani daging mentah, susu, atau organ tubuh hewan dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi dengan makanan mentah, sesuai dengan kaidah keamanan makanan yang baik.

Dikutip dari https://ilovelife.co.id/blog/cara-pencegahan-virus-corona-covid-19-menurut-anjuran/ diakses 2 Maret 2020.

POJOK SASTRA

Tinggalkan Kami
Karya : Yori Aprila

Kian detik kian mendekati
Bikin bulu kuduk merinding sendiri
Virus mematikan, mewabah secepat angin
Mungkinkah aku disasarnya nanti? 
Zona merah, zona kuning, zona hijau

Di posisi manakah zona ku nanti? 
Haruskah di karantina seandainya masanya tiba? 
Corona, engkau adalah makhluk Tuhan
Sama seperti aku. 
Semoga kisah engkau cepat berlalu
Ku pasrah kan diri hanya kepada Tuhan Ku. 

Ada apa dengan semesta?
Apakah Tuhan sudah marah?
Karena ulah manusia yang kufur?
Manusia yang tak ingat syukur
Semoga kau beri obat penawar dari sakit yang  dirasakan mereka

Tak tega melihat jeritan mereka
Walau mata hanya memandang berbatas kaca
Jauh memang tapi merasuk ke dalam nurani
Pilu terasa melihat semesta tak berbuat apapun
Semua lelah tak berdaya
Hanya pinta dan doa yang kami upayakan pada-Mu Tuhan


Corona

Semua resah
Semua panik karenamu
Dunia menangis karena ulahmu

Dengan mudah kau menyebar
Menghancurkan kebahagiaan mereka 
Mengubah keramaian menjadi kesunyian 
Dunia menangis karenamu 

Kini kau datang ke rumahku 
Kau ingin mengusik ketenangan kami 
Mengubah semuanya menjadi keresahan yang tidak terselesaikan
Kau ingin merebut tawa kami 
Kau ingin menukarnya dengan kesedihan 
Kesengsaraan 

Hanya satu harapanku 
Aku berharap kau lekas pergi 
Pergi menghilang dari kami 
Agar kami tak resah lagi
-Dwi Fachraeni

Waspada Corona

Induk ayam sedang merana
Hilang anaknya di panggil Tuhan 
Ada virus namanya Corona
Asal-muasal dari kota Wuhan

Tek Rosna ke pasar padang
Nampak Pak Ramlan membeli santan 
Virus Corona tak akan datang
Jika patuh aturan dan jaga kesehatan

Anak asrama hidup mandiri
Bila rindu dia merana
Cukupilah asupan gizi
Agar terhindar dari Corona

Pergi ke madura lewat rumah Rosna
Singgah sebentar beli kacamata
Wahai anak muda jangan terlena
Virus corona sudah didepan mata

-Anisa Azinar, dan Arthala Citra Paramitha



POJOK INFO

Indonesia Konfirmasi Kasus Positif, Ini A-Z yang Perlu Diketahui Soal Virus Corona
Presiden Joko Widodo mengonfirmasi dua kasus positif terinfeksi Virus Corona di Indonesia.

Dua pasien, warga Depok, Jawa Barat, kini menjalani perawatan intensif di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Dengan konfirmasi kasus positif corona di Indonesia, masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada.

Apa saja yang perlu diketahui soal virus corona?

Berikut beberapa tanya-jawab seputar virus Covid-19 dilansir dari situs resmi WHO:

Apakah virus corona itu?

Jawab: Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang ditemukan pada hewan dan manusia.
Beberapa orang menginfeksi dan diketahui menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Apakah virus corona novel (Covid-19) itu?

Jawab: Novel coronavirus (CoV) merupakan virus corona jenis baru yang sebelumnya belum terindektifikasi pada manusia.

Virus corona baru atau novel sekarang disebut 2019-nCoV, sebelumnya tidak terdeteksi sebelum wabah dilaporkan di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Apakah virus baru ini sama dengan SARS?

Jawab: Virus ini tidak sama dengan SARS.
Covid-19 atau 2019-nCoV berasal dari keluarga virus yang sama dengan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV), tetapi bukanlah virus yang sama.

Seberapa bahaya virus ini?

Jawab: Seperti penyakit pernapasan lainnya, infeksi 2019-nCoV dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam.

Kondisi ini bisa menjadi lebih parah bagi beberapa orang dan dapat menyebabkan pneumonia atau kesulitan bernafas.

Penyakit ini jarang berakibat fatal.

Orang tua dan orang-orang yang mempunyai riwayat medis sebelumnya, seperti diabetes dan penyakit jantung, lebih rentan mengalami kondisi parah jika terkena virus ini.

Dapatkah manusia terinfeksi virus corona Covid-19 yang berasal dari hewan?

Jawab: Investigasi terperinci menemukan bahwa SARS-CoV ditransmisikan dari kucing luwak ke manusia di Cina pada tahun 2002.

Sementara, MERS-CoV dari unta dromedaris ke manusia di Arab Saudi pada tahun 2012.

Beberapa virus corona diketahui beredar pada hewan yang belum menginfeksi manusia.

Saat pengawasan di seluruh dunia meningkat, lebih banyak virus corona yang mungkin diidentifikasi bersumber dari hewan 2019-nCoV dan belum diidentifikasi.

Hal ini tidak berarti bahwa 2019-nCoV berasal dari hewan apa pun atau dari hewan peliharaan.

Kemungkinan, hewan berasal dari pasar hewan hidup di China, bertanggung jawab atas beberapa infeksi manusia yang pertama kali dilaporkan.

Untuk melindungi diri sendiri, saat mengunjungi pasar hewan hidup, hindari kontak langsung tanpa perlindungan dengan hewan hidup dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan.

Selain itu, hindari mengonsumsi produk hewani mentah atau setengah matang.

Penanganan terhadap daging mentah, susu, atau organ hewani harus dengan hati-hati.

Hal ini dilakukan untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah, sesuai praktik keamanan pangan yang baik. 
Dapatkah terkena virus Covid-19 dari hewan peliharaan?

Jawab: Tidak.

Hingga saat ini tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing telah terinfeksi atau telah menyebarkan virus 2019-nCoV

Sumber: Kompas.com

POJOK HUMOR



POJOK QUOTES
“Tetap Tenang dan Selesaikan Masalahnya”

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama